Jumat, 22 Desember 2017

Perangkat Lunak Game Development

 

AGS ( Adventure Game Studio)
agswide
AGS adalah program yang khusus untuk membuat game bertipe “point and click”. Mungkin sebagian dari anda ada yang tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan “point and click”. Point and click adalah jenis game yang umumnya bertipe adventure atau puzzle. Game bertipe ini dimainkan dengan menggunakan mouse sebagai penentu arah bagi karakter, game bertipe ini sendiri sempat meledak dan mengalahkan game console “Atari”, ketika awal kebangkitan game PC.
Contoh - contoh game bertipe point and click adalah: Clock Tower ( playstation one), Broken Sword, Monkey Island ,Day of the Tentacle.Jadi bagi anda yang penasaran atau hobi membuat cerita petualangan atau fiksi ilmiah dan ingin membuat cerita tsb menjadi game , anda bisa menggunakan program ini.
Macromedia Flash
image008
Program yang satu ini ditujukan untuk membuat game-game bertipe 3D ataupun 2D. Namun program ini lebih dikhususkan untuk membuat game bertipe 3D. Tapi untuk tambahan, program ini bisa dikatakan cukup sulit digunakan bagi anda yang belum memiliki pemahaman dasar tentang 3D maupun tentang membuat game.
Kelebihan dari program ini adalah , anda dapat membuat game sekelas dengan “Medal of Honor”, “Onimusha” , “ Prince of Persia”, “Ghost Recon”, ”Grand Theft Auto”, dll . Jadi bila anda sudah mengerti tentang dasar dari membuat game, mungkin anda dapat mencoba program ini.
 Construct 2
Program ini adalah salah satu inovasi dalam pembuatan game, dimana aplikasi yang dibuat mampu dipublikasikan kedalam semua perangkat. Dengan memiliki banyak kelebihan, aplikasi ini dijual dengan harga 150 US Dollar. Banyak orang menggunakan aplikasi ini dalam membuat game untuk android maupun IOS.
Game Maker
Game maker adalah sebuah aplikasi yang biasa digunakan untuk membuat game berbasis 2D dan 3D tapi sayangnya game maker  hanya terfokus pada game yang dibuat 2D dari pada 3D ,tapi anda tidak bisa membuat game sekelas dengan Eart of empire II, pada aplikasi ini! karena ketersediaan alat pada game maker  sangat terbatas, sehingga para pembuat game biasanya membuat game 2 dinensi,untuk bisa membuat game yang bisa digunakan untuk membuat game 3Dimensi ini antara lain: 3D game studio, 3Ds max7, Unity dll.
 
Sumber:

Virtual Reality

Mengenal Virtual Reality (VR)



Virtual-RealityVirtual Reality adalah sebuah teknologi yang memungkinkan seseorang melakukan suatu simulasi terhadap suatu objek nyata denga menggunakan komputer yang mampu membangkitkan suasana 3 dimensi, sehingga pengguna seolah-olah terlibat secara fisik.
Secara sederhana, VR (Virtual Reality) adalah pemunculan gambar tiga dimensi yang terlihat nyata dengan bantuan sejumlah alat tertentu. Dengan teknologi ini pengguna dapat merasakan dunia nyata, padahal berada pada dunia maya. Peralatan yang biasanya digunakan VR adalah helm, walker, headset, dan glove. 
Pada saat ini VR dapat digunakan pada segala bidang, seperti militer dan penerbangan. Pada bidang militer VR dijadikan sebagai alat simulasi peperangan, penggunaan VR juga dapat menghemat biaya dan waktu daripada melakukan latihan peperangan yang sebenarnya. Sedangkan pada bidang penerbangan, VR digunakan sebagai simulasi penerbangan bagi pilot pemula. Selain dari kedua bidang tersebut masih banyak penggunaan dari VR.
virtual-realitySistem Virtual Reality, yang sekarang digunakan meliputi informasi sentuh, biasanya dikenal dengan umpan balik kekuatan pada aplikasi medis dan judi. Pemakai dapat saling berhubungan dengan suatu lingkungan maya melalui penggunaan keyboard dan mouse. Pada saat ini sangat sukar untuk menciptakan VR dengan kejernihan tinggi karena keterbatasan teknis atas daya proses, resolusi citra, dan lebar pita komunikasi.
Syarat yang harus ada pada Virtual Reality :
o> Gambar / grafis / penglihatan 3D yang nyata menurut perspektif penglihatan pengguna.
o> Kemampuan untuk mendeteksi gerakan-gerakan pengguna, seperti gerakan kepala dan arah bola mata, untuk menyesuaikan grafis yang dihasilkan supaya menyesuaikan perubahan dunia 3D nya.
Saat berada dalam Virtual Reality, pengguna akan merasa melebur seolah menyatu dengan dunianya, dan bisa berinteraksi dengan objek-objek yang ada disana. Hal ini disebut telepresence.
 
Sumber:

Sisi Positif dan Negatif Dari Bermain Game

Orang tua mungkin berpikir anak-anaknya begitu banyak menghabiskan waktu mereka untuk bermain video game karena anak biasanya berisiko kecanduan permainan itu. Namun dengan moderasi yang tepat dan pengawasan orangtua, maka anda dapat mengambil keuntungan dari bermain video game. Berikut 5 dampak positif bermain video game.
1. Melatih Fisik
Ada banyak jenis permainan video game. Salah satunya konsol komputer yang memerlukan beberapa aktivitas dan gerakan fisik. Misalnya menari, bermain gitar, atau bermain drum. Orangtua bisa memilihkan metode permainan bergerak tersebut untuk anak-anak mereka. Ini akan lebih baik dibandingkan mereka sekadar bermain video game dengan cara duduk di sofa sepanjang hari.
2. Kebugaran dan Nutrisi
Banyak jenis video gim yang menggabungkan kebugaran, nutrisi, dan hidup sehat untuk menjadi tujuan utama permainan. Video game yang dimaksud akan menyimulasi olahraga outdoor yang menjadi alternatif latihan di luar ruangan. Misalnya video game tinju, lari, tenis, dan sebagainya. Ini akan memancing permainan penurunan berat badan dan mempertahankan gaya hidup sehat. 
3. Melatih Ketangkasan
Bermain egam bisa juga meningkatkan ketangkasan anak anda. Ada fungsi kerja, bermain, sekaligus berolahraga. Ada banyak permainan dalam video game yang memancing tingkat koordinasi dan kejelian mata anak anda.
4. Keterampilan Sosial
Kurangnya keterampilan sosial dan kemampuan berinteraksi dengan orang lain secara teratur dapat merusak perkembangan anak. Bahkan, anak-anak berpotensi depresi. Anak-anak yang pemalu biasanya kurang percaya diri ketika bersosialisasi dengan rekan-rekannya. Mungkin, membina hubungan sosial antaranak saat mereka bermain video game lebih tepat. Dengan permainan online (online game) misalnya, anak-anak anda bisa mengenal lebih banyak orang dan menambah jumlah temannya. 
5. Mengurangi Stres
Tekanan belajar yang padat dan kegiatan ekstrakurikuler yang banyak seringkali membuat anak anda stres. Video game menawarkan anak anda outlet untuk mengurangi tingkat stres mereka. Dengan bermain game, maka sang anak akan terbebas dari segala tekanan yang mereka hadapi di dunia luar. Untuk menghilangkan stresnya, anak anda bisa membenamkan dirinya dalam asyiknya bermain video game sementara waktu. 
 
Sekarang, kita akan membahas 5 Dampak Negatif bermain video game. Selama bertahun-tahun, orang tua sering bertanya tentang dampak negatif dari video game terhadap kesehatan anak-anak mereka. Orang tua terkadang tak terbiasa dengan hobi anaknya bermain alat elektronik tersebut. Mereka cenderung percaya bahwa sering bermain video game menyebabkan penglihatan sang anak rusak, kemampuan mentalnya turun, dan karakter si anak akan terpengaruh, khususnya jika memainkan adegan kekerasan dalam permainan. Sebetulnya, apa saja dampak negatif bermain video game?
1. Kurang Tidur
Anak sudah menghabiskan sebagian besar waktunya untuk belajar di sekolah dan beraktivitas. Namun, mereka ingin tetap bermain video game. Sehingga, banyak anak mengorbankan waktu berharga mereka untuk tidur dan menggunakannya untuk bermain video game. Pecandu video game yang kurang tidur maka dapat membahayakan kesehatannya. 
2. Hidup Kotor
Ketika seseorang yang mencandu karena terlibat dalam permainan video game, maka ia mulai mengabaikan segala hal terkait kebersihan pribadi. Seseorang akan malas mandi, sehingga menyebabkannya memiliki banyak jerawat, hingga penyakit gigi. 
3. Isolasi diri Seseorang yang bermain video game berlebihan
Menyebabkan orang itu memilih mengisolasi dirinya dari dunia luar. Ia cenderung mengasingkan diri dari teman dan keluarga. Orang itu lebih asyik dengan permainannya. Ketidakpedualian seseorang terhadap kebersihan pribadi hanyalah awal perpindahan orang itu dari dunia nyata dan menjauh dari kehidupan sosial. Baginya, interaksi dengan tokoh-tokoh hero video game lebih berarti dibandingkan interaksi dengan siapapun. Orang yang sudah kecanduan video game mudah mengabaikan pekerjaan, sekolah, teman-teman, dan keluarganya. Ia menolak melakukan aktivitas apapun begitu bangun pagi kecuali bermain video game.
4. Depresi
Meskipun pecandu video game tak menyadari awal dirinya despresi, namun perlahan penyakit ini akan meresap cepat ketika dia merasa diperbudak oleh kecanduannya sendiri. Hanya ketika seseorang berhenti bermain, kemudian berpikir tentang waktu-waktu yang telah dia lewatkan begitu saja, baru orang itu menyesalinya dan berujung pada depresi.
5. Stres
Stres dari kecanduan video game biasanya disebabkan oleh sejumlah skenario. Pertama, seseorang menjadi begitu terobsesi dengan video game. Kegagalan mereka memenangkan level-level pada video game menyebabkannya stres berlebihan. Kedua, seseorang menyadari bahwa hidupnya kacau karena video game. Ini menyebabkan stres juga. Satu-satunya cara orang untuk menghindari tipe stres kedua ini adalah dengan tetap bermain video game dan melupakan waktu. 
 
 
Sumber:

APA SAJA YANG DIBUTUHKAN UNTUK “MEMBUAT GAME”, APLIKASI YANG BIASA DIGUNAKAN DAN JENIS-JENIS GAME.

Sudah banyak sekali aplikasi Game yang ada saat ini, mulai dari permainan yang sangat simple sampai dengan permainan yang sangat menguras otak. Betuk-bentuk game pun pada saat ini sangat bermacam-macam mulai dari 2D sampai dengan yang 3D.  Banyak juga kalangan-kalangan mulai dari anak balita sampai dengan orang tua sekali pun senang memainkan game, selera mereka pun berbeda-beda di setiap usia.
Game juga merupakan salah satu aplikasi yang sangat berkembang pesat  di dunia, perubahan dan juga selera dari si-Pengguna sangat mempengaruhi programer untuk berkeja lebih keras serta menampilkan jenis game yang terbaru dan disukai oleh pasaran. Salah satu yang membuat game itu sempurna adalah dengan mengetahui tahap-tahap apa saja yang dibutuhkan untuk membuat game, yaitu antara lain:
  1. 1.      Menentukan Spesifikasi Game
Misalnya dengan menentukan game yang akan dibuat 2D atau 3D lalu, berapa rentan usia yang di targetkan dalam game yang akan dibuat. Lalu tentukan juga berdasarkan settinganya, bagaimana strategi yang digunakan.
  1. 2.      Menentukan Alur Game
Dalam pembuatan game diperlukan penentuan jalan cerita dari game yang akan kita buat, contohnya dengan seperti penentuan di berbagai level (pasti di setiap level terdapat jalan cerita yang ketika levelnya semakin tinggi maka tingkat kesulitanya pun semakin tinggi pula). Lain halnya ketika kita membuat game yang berbasis animasi/film-film (seperti Harry Potter, Spiderman, Cinderella, dll). Hal-hal yang harus kita ketahui jika kita memilih game yang berbasis animasi/film-film adalah dimana tempatnya, bagaimana cara mengalahkannya, berapa musuhnya, dll.
  1. 3.       Mencari bahan-bahan yang dibutuhkan
Bahan-bahan yang digunakan yaitu gambar-gambar, efek-efek, dan juga musik atau backsound.
  1. 4.      Implementasi Program
Disini lah inti dari pembuatan game, yaitu pengkodingan atau mengimplementasi ke dalam program. Pada tahap ini di butuhkan pemahaman tentang pemograman yang berorientasi objek, grafika komputer dan juga pengetahuan tentang bahasa pemograman tersebut.
  1. 5.      Mencoba dan Perbaikan program
Ini adalah tahap akhir dari semua perjalanan pembuatan game yaitu pengecekan program aplikasi game yang anda buat. Dalam tahap ini pengecekan yang dilakukan sebaiknya dilakukan oleh orang lain, agar kita dapat mengetahui pendapat orang lain.
Banyak aplikasi untuk mebuat game yang bisa di gunakan siapapun bukan hanya untuk yang ahli programing game tapi kita juga bisa membuat game kita sendiri. Berikut adalah beberapa aplikasi yang biasa digunakan untuk membuat game, game yang berbasis Flash yakni:
  1. AlbinoBlackSheep
  2. FlashKit
  3. Kirupa
  4. Lassie Adventure Studio
  5. Sploder
  6. Anim8or
  7. Byond
  8. Game Discovery
  9. Martin Piecky’s Website
  10. VGMusic
  11. Visionaire2d
  12. YoYoGames
  13. Charas-Project
  14. CrankEye
  15. DualSolace
  16. FreeMMORPGMaker
  17. PhanxGames
  18. PlayerWorlds
  19. RPG maker
  20. RPGCrisis
  21. RPG Revolution
Berdasarkan jenis atau alat yang digunakan yaitu sebagai berikut :
  1. Arcade games
Yaitu yang sering disebut dengan ding-dong (di indonesia), pada game ini biasa berada dalam tempat khusus atau dalam suatu box yang biasa di rancang untuk jenis video games tertentu.
  1. PC Games
Yaitu video games yang dimainkan menggunakan personal computer.
  1. Console games
Yaitu games yang dimainkan menggunakan suatu console tertentu, seperti PS, PS2, PS3, Nitendo Wii, dll
  1. Handheld games
Yaitu games yang dimainkan juga menggunakan suatu console tertentu namun console yang dapat dibawa kemana-mana, seperti Nitendo DS dan PSP.
  1. Mobile games
yaitu games yang dimainkan khusus untuk mobile phone atau PDA.
Berdasarkan “Genre” Permainannya yaitu sebagai berikut :
  1. Aksi – Shooting (tembak-tembakan, pukul-pukulan, atau tusuk-tusukan dari tokoh didalamnya.)
  2. Fighting (pertarungan)
  3. Aksi – Petualang
  4. Simulasi, Konstruksi dan manajemen
  5. Role Playing
  6. Srategi
  7. Puzzle
  8. Simulasi Kendaraan (perang, balapan, luar angkasa, mecha)
  9. Olahraga
Jenis-Jenis lainnya, yaitu seperti :
  1. Multipleyer Online
Yaitu game yang sedang trend di indonesia bahkan didunia. Game ini dimainkan secara online sistem pembayaran biasanya menggunakan voucer. Game ini dapat dimainkan lebih dari 2 orang atau secara bersamaandalam dunia virtual, contonya seperti : Ragnarok Online, O2jam, World of Warcraft, Ayo Dance, dll
  1. Casual games
Yaitu game yang rileks dan sangat mudah untuk dipelajari (bahkan cenderung gampang/mudah untuk dimainkan). Jenis ini biasanya memerlukan spesifikasi komputer yang standar pada jamannya dan ukuranya tidak lebih dari 100 MB
  1. Edugames
Yaitu game yang bertujuan sebagai alat pendidikan
  1. Advergames


Yaitu games yang biasanya di buat untuk memberitahukan / mengundang langsung / media iklan/ media promosi. Biasanya games jenis ini menampilkan produk-produk atau brand mereka secara terang-terangan atau tersembunya.

Praktik Dalam Industri Game

Praktik Dalam Industri Game 

Praktik industri video game serupa dengan industri hiburan lainnya (misalnya industri rekaman musik ), namun industri video game pada khususnya telah dituduh memperlakukan bakat pengembangannya dengan buruk. Ini mendorong pengembangan independen, karena para pengembang berangkat untuk membentuk perusahaan dan proyek baru. Dalam beberapa kasus penting, perusahaan baru ini tumbuh besar dan impersonal, telah mengadopsi praktik bisnis nenek moyang mereka, dan akhirnya melanggengkan siklusnya.
Namun, tidak seperti industri musik, di mana teknologi modern telah memungkinkan produk profesional sepenuhnya diciptakan dengan sangat murah oleh musisi independen, permainan modern memerlukan peningkatan jumlah tenaga kerja dan peralatan. Dinamika ini membuat penerbit , yang mendanai para pengembang , jauh lebih penting daripada di industri musik.

Breakaways 

Di industri video game, umum bagi pengembang untuk meninggalkan studio mereka saat ini dan memulai bisnis mereka sendiri. Kasus yang sangat terkenal adalah pengembang "asli" Activision , yang didirikan oleh mantan pengembang Atari . Activision tumbuh menjadi penerbit game terbesar kedua di dunia. Sementara itu, banyak pengembang asli yang masih bekerja untuk proyek lain. Misalnya, pendiri Alan Miller meninggalkan Activision untuk memulai perusahaan pengembangan video game lain, Accolade (sekarang Atari née Infogrames ).
Activision sangat populer di kalangan pengembang karena memberi mereka kredit dalam kemasan dan layar judul untuk permainan mereka, sementara Atari melarang praktik ini. Seiring industri video game lepas landas pada pertengahan tahun 1980an, banyak pengembang menghadapi masalah yang lebih menyedihkan saat bekerja dengan penerbit yang terbang-demi-malam atau tidak bermoral yang entah akan gagal tiba-tiba atau kabur dengan keuntungan permainan.

Pembajakan 

Industri klaim pembajakan perangkat lunak menjadi masalah besar, dan mengambil tindakan untuk melawan ini. [54] Manajemen hak digital telah terbukti menjadi yang paling tidak populer dengan para gamer, sebagai tindakan untuk melawan pembajakan. [55] Strategi yang paling populer dan efektif untuk melawan pembajakan adalah mengubah model bisnis menjadi Freemium , di mana gamer membayar kebutuhan dan layanan dalam game mereka. Diperlukan keamanan sisi server yang kuat untuk ini, untuk benar membedakan transaksi otentik dari transaksi yang diretas (dipalsukan).

Kontrol kreatif 

Di berbagai forum internet, beberapa gamer telah menyatakan ketidaksetujuannya terhadap penerbit yang memiliki kontrol kreatif karena penayang lebih cenderung mengikuti tren pasar jangka pendek daripada berinvestasi pada gagasan berisiko namun berpotensi menguntungkan. Di sisi lain, penayang mungkin lebih tahu dari pengembang yang diinginkan konsumen. Hubungan antara pengembang video game dan penerbit sejajar dengan hubungan antara artis rekaman dan label rekaman dengan berbagai cara. Namun tidak seperti industri musik , yang telah melihat penjualan datar atau menurun di awal 2000-an, industri video game terus berkembang.  Selain itu, komputer pribadi telah membuat perkembangan musik yang independen hampir tanpa usaha, sementara jarak antara pengembang game independen dan produk dari perusahaan yang dibiayai sepenuhnya tumbuh lebih besar.
Di industri game komputer , lebih mudah membuat startup, menghasilkan banyak perusahaan sukses. Industri konsol game lebih tertutup, dan pengembang game harus memiliki hingga tiga lisensi dari produsen konsol :
  1. Lisensi untuk mengembangkan game untuk konsol
  2. Penerbit harus memiliki lisensi untuk menerbitkan game untuk konsol
  3. Lisensi terpisah untuk setiap permainan
Selain itu, pengembang biasanya harus membeli sistem pengembangan dari produsen konsol agar bisa mengembangkan game untuk dipertimbangkan, sekaligus mendapat persetujuan konsep untuk game dari produsen konsol. Oleh karena itu, pengembang biasanya harus memiliki kesepakatan penerbitan di tempat sebelum memulai pengembangan proyek game, namun untuk mendapatkan kesepakatan penerbitan, pengembang harus memiliki rekam jejak perkembangan konsol, sesuatu yang beberapa pemula akan memiliki.

Alternatif 

Metode alternatif untuk mempublikasikan video game adalah mempublikasikan sendiri menggunakan shareware atau model open source melalui Internet .

Konvensi Gaming 

Konvensi Gaming adalah pameran industri yang penting. Konvensi game tahunan utama meliputi gamescom di Cologne (Jerman), E3 di Los Angeles (AS), the Penny Arcade Expo , dan lain - lain .

Olahraga 

Amerika Serikat mengakui pemain eSports sebagai atlet profesional.  Major League Gaming memiliki arena dan studio eSports di seluruh negeri.  Robert Morris University memiliki League of Legends tim universitas , yang anggotanya memenuhi syarat untuk beasiswa . 

Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/Video_game_industry

Rantai nilai industri game

Ikhtisar 

Industri komputer dan video game telah berkembang dari pasar yang fokus ke arus utama. Mereka mengambil sekitar US $ 9,5 miliar di AS pada tahun 2007, 11,7 miliar di tahun 2008, dan 25,1 miliar di tahun 2010 ( laporan tahunan ESA ).
Komputer pribadi modern berutang banyak kemajuan dan inovasi pada industri game: kartu suara , kartu grafis dan akselerator grafis 3D , CPU lebih cepat , dan prosesor bersama yang berdedikasi seperti PhysX adalah beberapa perbaikan yang lebih menonjol.
Kartu suara dikembangkan untuk penambahan suara berkualitas digital ke permainan dan baru kemudian diperbaiki untuk musik dan audiophiles .  Pada awalnya, kartu grafis dikembangkan untuk lebih banyak warna. Kemudian, kartu grafis dikembangkan untuk antarmuka pengguna grafis (GUI) dan permainan; GUI mendorong kebutuhan akan resolusi tinggi, dan game mulai menggunakan akselerasi 3D. Mereka juga merupakan satu-satunya perangkat keras yang memungkinkan beberapa hookups (seperti kartu grafis SLI atau CrossFire ). CD-dan DVD-ROM dikembangkan untuk distribusi media secara umum; Namun kemampuan untuk menyimpan lebih banyak informasi tentang media murah yang mudah didistribusikan sangat berperan dalam mendorong kecepatan mereka yang semakin tinggi. 

Rantai nilai industri game 

Ben Sawyer dari Digitalmill mengamati bahwa rantai nilai industri game terdiri dari enam lapisan yang terhubung dan khas:
  1. Lapisan modal dan penerbitan: terlibat dalam membayar pengembangan judul baru dan mendapatkan keuntungan melalui perizinan judul.
  2. Lapisan produk dan bakat: mencakup pengembang , perancang , dan seniman , yang mungkin bekerja berdasarkan kontrak individual atau sebagai bagian dari tim pengembangan internal.
  3. Produksi dan alat-alat lapisan: menghasilkan konten alat produksi , pengembangan game middleware , mesin permainan disesuaikan , dan alat-alat manajemen produksi.
  4. Lapisan distribusi: atau industri " penerbitan ", terlibat dalam menghasilkan dan memasarkan katalog game untuk distribusi eceran dan online.
  5. Lapisan Hardware (atau Mesin Virtual atau Platform Perangkat Lunak): atau penyedia platform yang mendasarinya, yang mungkin berbasis konsol, diakses melalui media online, atau diakses melalui perangkat mobile seperti smartphone . Lapisan ini sekarang mencakup infrastruktur jaringan dan platform non-perangkat keras seperti mesin virtual (misalnya Java atau Flash), atau platform perangkat lunak seperti browser atau bahkan Facebook lebih lanjut, dll.
  6. Lapisan pengguna akhir: atau pengguna / pemain game. 

Disiplin 

Industri game mempekerjakan orang-orang yang berpengalaman dalam bisnis tradisional lainnya, namun beberapa memiliki pengalaman yang disesuaikan dengan industri game. Beberapa disiplin ilmu khusus untuk industri game meliputi: programmer permainan , desainer game , desainer tingkat , produser permainan , artis permainan dan game tester . Sebagian besar profesional ini dipekerjakan oleh pengembang video game atau penerbit video game . Namun, banyak penggemar juga memproduksi game komputer dan menjualnya secara komersial.  Baru-baru ini, pengembang game telah mulai mempekerjakan mereka dengan pengalaman jangka panjang atau panjang dalam komunitas modding .

Game Industry

Industri games belakangan ini sangat tumbuh dengan cepat, tidak hanya di negara kita saja, tetapi di dunia pun industri game banyak diminati. Oleh karena itu sangatlah menarik bila kita mulai mengenal dan juga mengetahui lebih banyak tentang industri games yang menjanjikan dan juga membuka peluang bagi orang-orang yang suka bermain games. Mereka yang ingin berkecimpung di dalam industri ini dituntut memiliki kreativitas yang lebih dan juga mengetahui dengan tepat apa yang diperlukan oleh industri games belakangan ini.

Definisi games sendiri dalam bahasa inggris adalah permainan, sedangkan arti kata industri adalah suatu kegiatan usaha yang menghasilkan suatu nilai. Jadi definisi industri games adalah suatu kegiatan usaha yang games yang menghasilkan keuntungan ataupun hasil yang baik. 

maxresdefault

Industri games indonesia diawali awal tahun 2000-an dimana negara seperti China, Korea, As, Eropa dan lain-lain masuk ke indonesia. Sehingga mengakibatkan booming game. Perusahaan game developer luar seperti Gameloft membuka cabangnya di Indonesia dan juga publisher game besar seperti SquareEnix susah meliris game Final Fantasy yang sangat terkenal sudah ada dalam bahasa Indonesia.

Jika dilihat dari sisi internal, jumah developer lokal juga meningkat cukup pesat dalam dua tahun terakhir, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogyakarta, dan kota-kota lainnya. Institusi pendidikan pun sudah mulai banyak yang membuat spesialisasi jurusan IT dengan bidang Game Development. Salah satu yang membanggakan pecinta game tanah air adalah dengan keluarnya game online pertama di Indonesia bergenre MMORPG, dengan nama Nusantara Online (Nusol).

Dari sisi market, potensi terbesar Indonesia bisa dibilang ada pada jumlah pengguna sosial media seperti facebook dan pengguna mobile phone yang sangat tinggi. Bisa dibilang dua market itu potensinya cukup besar untuk dimonetize. Jadi, jika anda tertarik untuk terjun ke bisnis industri game, langkah paling mudah adalah dengan menjual game anda ke appstore atau marketplace seperti iTunes Appstore, Nokia Store, atau Android Marketplace.

Banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam proses pembuatan sebuah game, mulai dari visualisasi, karakter, alur cerita, sampai judul game sendiri. Yang terpenting selama dalam proses desain, kita harus selalu mengingat target pemain dari game kita, agar jangan sampai terlalu condong ke salah satu kelompok pemain tertentu (karena tergetnya untuk semua pihak). Jika tidak, maka peminat game anda akan sedikit karena terbatas.

Soal keuntungan/revenue yang dihasilkan dari penjualan mobile game biasanya tidak cepat, alias ROI (Return of Investment) nya cukup lama.
Ada dua model yang bisa dilakukan dalam menjual game :
  1. Menjual game berbayar atau dengan kata lain mendapat uang dari tiap pembelian game anda.
  2. Merilis game gratis tapi dengan menggunakan jasa perusahaan mobile game advertising, jadi anda bisa mendapat uang dari pemasangan iklan di game anda.

Sumber: